FITUR FITUR YANG TERDAPAT PADA ERP ODOO

Akun Analitik

Disini saya akan menjelaskan tentang apa saja sih fitur fitur dari ERP Odoo itu sendiri ?

Langsung saja saya akan jelaskan Fitur-fitur ERP Odoo.

Saat pertama kali menginstal Odoo, modul-modulnya belum lengkap, sehingga diperlukan untuk mengupgrade modul-modul tersebut. Berikut penjelasan mengenai modul-modul utama yang digunakan dalam ERP Odoo :

_onlineerpodoolengkapcompletekomplitenterpriseultimate

A.) Enterprise Management

1. Sales Management

Sales management memungkinkan kita untuk mengelola dan mengklasifikasikan pesanan penjualan pada sistem struktural dan hirarki. Memungkinkan kita untuk membuat pesanan baru dan meninjau pesanan yang sudah ada. Konfirmasi pesanan dapat memicu pengiriman barang, faktur dan waktu yang ditentukan oleh pengaturan dalam setiap pesanan. Intinya sales management berguna untuk mencatat transaksi dan laporan penjualan. Dalam modul ini penjual dapat mendapatkan seluruh informasi yang dibutuhkan hanya dalam satu layar saja, dapat melakukan kontrol terhadap pemesanan dan penigriman barang serta dapat mengetahui semua operasi yang dilakukan pelanggan.

Keuntungan dari enterprise management yaitu:

  • Diintegrasikan dengan Point of Sales
  • Accounting yang otomatis
  • Diintegrasikan dengan kontak, project, dan jadwal produksi
  • Diintegrasikan dengan platform eCommerce yang berbeda-beda untuk transaksi online, dan
  • Dapat menampilkan report

2. Purchase

Purchase management memungkinkan anda untuk mencari penjual dari harga penawarannya dan mengkonversikannya menjadi pesanan pembelian. ERP Odoo memiliki beberapa metode pemantauan dan pelacakan faktur penerimaan barang yang dipesan. Kita dapat menangani pengiriman yang partial di ERP Odoo, sehingga kita masih dapat mengetahui barang yang masih akan diantarkan. ERP Odoo memungkinkan sistem untuk menggenerate secara otomatis draft pembelian.

B.) Logistic

1. Manufacturing

Dalam modul ini terdapat double-entry stock untuk mempermudah traceability, melakukan kontrol terhadap biaya dan margins proyek, product dan partners, dan mudah untuk menjalankannya. Diintegrasikan dengan accounting untuk transaksi secara otomatis, diintegrasikan dengan HR management untuk mendapatkan ketersediaan resources.

2. Warehouse Management

Modul ini menyediakan fungsionalitas untuk mengatur multi-warehouse. Untuk tiap warehouse, lokasi input, lokasi output dan lokasi stock dapat didefinisikan.

C.) Accounting dan Finance

1. Accounting

Odoo menyediakan modul Accounting yang terintegrasi dengan financial acounting, Analityc Accounting, third party management. Taxes management, budgets dan assets. Odoo memiliki lebih dari 50 modul tambahan dalam accounting seperti electronic bank transfer, assets management, automatic invocing, analitic control, dan statement management.

D.) CRM ( Customer Relationship Management )

Customer Relationship Management (CRM) menjadi istilah yang pada beberapa tahun terakhir semakin popular. Ditambah dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin merambah berbagai aplikasi bisnis, CRM menjadi salah satu proses bisnis yang menarik untuk diperbincangkan. Kegiatan marketing mengelola seluruh aspek dari daur hidup pelanggan. CRM merupakan strategi komprehensif dari perusahaan agar setiap proses dari daur ulang hidup pelanggan itu dapat dimanfaatkan dengan optimal. Pernyataan bahwa pembeli adalah raja memanglah benar, tetapi perusahaan tidak dapat memberikan pelayanan yang sama pada semua pelanggan, karena pada kenyataannya tidak semua pelanggan memberikan keuntungan maksimal kepada perusahaan.

Customer Relationship Management (CRM) merupakan salah satu sarana untuk menjalin hubungan yang berkelanjutan antara perusahaan dengan para stakeholder maupun shareholdernya. Saat ini banyak perusahaan yang memanfaatkan Customer Relationship Management (CRM) untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Dengan memanfaatkan CRM, perusahaan akan mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya sehingga akan tercipta ikatan emosional yang mampu menciptakan hubungan bisnis yang erat dan terbuka serta komunikasi dua arah di antara mereka. Dengan demikian kesetiaan pelanggan dapat dipertahankan dan tidak mudah berpindah ke lain produk dan merek.

Kemudian, fitur fitur yang di miliki oleh CRM itu sendiri adalah di antaranya :

  1. Operasional. Operational CRM memberikan dukungan untuk proses bisnis di front office, seperti untuk penjualan, pemasaran, dan staf pelayanan. Interaksi dengan pelanggan biasanya disimban dalam sejarak kontak pelanggan, dan staf dapat melihat kembali informasi pelanggan ketika dibutuhkan. Dengan sejarah kontak pelanggan ini, staf dapat dengan cepat memperoleh informasi penting. Dapat meraih pelanggan dalam waktu dan tempat yang tepat merupakan sesuatu yang sangat diinginkan.
  2. Penjualan. Untuk penjualan biasa digunakan Sales Force Automation (SFA). SFA membantu untuk otomatisasi aktivitas yang terkait dengan staf penjualan, seperti untuk penjadwalan menghubungi pelanggan, pengiriman surat kertas maupun elektronik ke pelanggarn, menelusuri respon pelanggan, membuat laporan, menilai tingkat penjualan, proses order penjualan otomatis.
  3. Analitik. Analytical CRM menganalisis data pelanggan untuk berbagai tujuan seperti merancang dan menjalankan kampanye target pemasaran, termasuk melakukan cross-selling, up-selling, aiatem informasi manajemen untuk forecasting keuangan dan analisis profitabilitas pelanggan.
  4. Intelijen Penjualan. Intelijen Penjualan atau Sales Intelligence dalam CRM adalah sejenis dengan is similar to Analytical CRM, tetapi ditekankan lebih jauh untuk piranti penjualan langsung dengan fitur untuk mencari peluang Cross-selling/ Up-selling/ Switch-selling, kinerja penjualan, kecenderungan pelanggan, margin pelanggan
  5. Manajemen Kampanye. Campaign management mengkombinasikan elemen antara CRM operasional dan analitik agar dapat menjalankan fungsi pembentukan kelompok target dengan kriteria tertentu menggungakan data pelanggan, mengirimkan materi yang terkait dengan kampanye produk untuk calon tertentu menggunakan berbagai saluran seperti e-mail, telephone, SMS, dan surat, menelusuri, menyimpan dan menganalisis statistik kampanye.
  6. Kolaboratif. Collaborative CRM mencakup aspek-aspek yang ditangani korporasi yang terkait dengan pelanggan pada berbagai departemen seperti pada bagian penjualan, dukungan teknis, dan pemasaran. Staf dari berbagai departemen pada korporasi yang sama dapat saling bertukar dan berbagi informasi yang dikumpulkan ketika berinteraksi dengan pelanggan. CRM jenis ini bertujuan untuk menggunakan informasi yang dikumpulkan secara bersama di semua departemen untuk peningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan._onlineerpodoolengkapcompletekomplitenterpriseultimate

    E.) Human Resources Management

    OpenERP mempunyai kemampuan yang mengagumkan, tidak hanya karena modul-modul generiknya namun kemampuannya untuk dikustomisasi. Penulis kali ini mencoba untuk menjadikan OpenERP sebagai Human Resource Management System. Penulis biasanya akan mengecilkan lingkup OpenERP yang tadinya Full ERP system menjadi hanya menangani HRM System saja. Kompensasinya tentu saja modul-modul generik HR milik OpenERP akan dikustomisasi hingga bisa dijadikan aplikasi siap pakai bukan berupa modul generik yang membutuhkan kustomisasi lebih lanjut.

    Dikustomisasi hanya untuk menangani HRM di Indonesia secara khusus. Penulis cukup yakin OpenERP yang didesain khusus untuk dapat diimplementasikan di Indonesia akan mampu bersaing dengan aplikasi HRM, payroll, atau absensi yang telah ada.

F.) Project Management.
1. Financial Project Management
OpenERP mengintegrasikan financial project management agar dapat mengontrol aktifitas yang berbeda. Dengan modul ini dapat melacak biaya, budgets, automatic invoicing dan laporan keuntungan.
2. Operational Management
OpenERP diintegrasikan dengan multi level project management system. Modul ini meyediakan layanan untuk mengelola alokasi tugas, rencana jangka panjaNg atau pendek, pendelegasian. Modul ini secara keseluruhan diintegrasikan dengan sales atau purchase.
3. Timesheets
Sistem time sheets menyediakan layanan untuk mencatat waktu yang dihabiskan oleh pegawai dalam pengerjaan project. Modul ini diintegrasikan dengan analityc accounting yang menyediakan layanan untuk mengelola budgets, planning, biaya dan reinvoicing dari human resources.
 
G.) Assosiation Management (Manajemen Asosiasi)
1. Event Organisation
Modul ini memungkinkan user untuk melakukan pengaturan terhadap suatu event. Hal yang dapat dipantau melalui modul ini adalah : perencanaan, registrasi, pengunjung, pembayaran, dan sebagainya. Modul ini terintegrasi dengan modul akunting dan CRM. Selain fitur – fitur tersebut, kita juga dapat menggunakan mail gateway untuk mendapatkan informasi permintaan atau registrasi yang dikirimkan via email.
2. Fund Raising

Modul ini memungkinkan user untuk melakukan pengaturan terhadap operasi keuangan. Operasi yang dimaksud mencakup pencarian investor hingga melakukan pemantauan akan bagaimana uang tersebut digunakan dalam proyek yang berbeda.

3. Membership
Modul ini memungkinkan suatu perkumpulan untuk mengatur  anggota perkumpulan mereka. Kita dapat melihat data anggota baru atau anggota yang telah terdaftar sebelumnya. Modul ini terhubung ke modul yang memungkin kan user untuk menyediakan akses online terhadap anggota pada sistem yang ada, seperti kalender, proyek yang sedang aktif, daftar anggota, dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *